Hijrah dan Dakwah

 Berguguran dijalan Hijrah dan Dakwah



Bisa jadi ada dari saudara kita yang dahulunya istiqamah di jalan hijrah dan dakwah. Dahulunya bersemangat akan agama, amal shalih dan memberi manfaat bagi sesama. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu ia hilang dari peredaran hijrah dan dakwah. Seolah-olah gugur sebelum waktunya dan mengingatkan kita pada ayat yang menjelaskan kerasnya hari seiring berjalannya waktu akibat fitnah yang begitu dahsyat. Aqiqah Bandung

Allah berfirman,

فَطَالَ عَلَيْهِمُ اْلأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ

“Kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” [QS. Al-Hadiid: 16]

Saudara kita yang berguguran di jalan hijrah dan dakwah kini sudah tidak tahu rimbanya, sudah hilang dari majelis ilmu, sudah tidak lama kita berjumpa lagi. Sekali berjumpa, tiba-tiba ia terlihat sudah banyak meninggalkan sunnah dan ajaran Islam. Semisal sudah memotong jenggot, sudah melepas jilbab atau kembali memakai jilbab kecil dan ketat, atau sudah kembali bekerja di instansi riba. Aqiqah Bandung

Hal ini bisa saja terjadi akibat tidak menempuh sebab-sebab istiqamah. Sedangkan fitnah dan manisnya dunia benar-benar menipu dan menyeret secara perlahan-lahan orang-orang yang dahulunya istiqamah. Fitnah yang datang secara perlahan-lahan dan terus-menerus inilah yang lebih berbahaya, menyebabkan orang yang terkena fitnah tidak sadar bahwa mereka digiring dalam kelalaian akan akhirat, serta tamak akan dunia. Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam memisalkan dengan fitnah seperti ini dengan anyaman tikar yang lepas satu-persatu dan perlahan-lahan. Aqiqah Bandung

Pertama: Jangan pernah tinggalkan majelis ilmu sama sekali

Setelah kita perhatikan bahwa orang-orang yang meninggalkan majelis ilmu secara perlahan-lahan lalu  hilang secara total, mereka inilah yang futur dan berguguran di jalan hijrah dan dakwah.

Kedua:  Mencari teman dan lingkungan yang baik. Hal ini juga sangat penting karena agama seseorang itu tergantung dengan teman dekatnya. Serta menaati perintah Allah dalam Al-Quran agar kita senantiasa sering berkumpul bersama orang-orang yang jujur dalam keimanannya.

Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).” (QS. At Taubah: 119)


Ingin menunaikan ibadah sunnah Aqiqah bisa langsung dicek di Aqiqah Nurul Hayat Aqiqah Bandung


Komentar

Postingan populer dari blog ini

AQIQAH JOMBANG NURUL HAYAT

Aqiqah Argomulyo Salatiga

Aqiqah Banyuwangi Murah